
Cintamu Tak Seindah FTV
RomansaSiapa yang tak kenal dengan istilah FTV. Banyak orang tahu FTV merupakan sinema atau film yang umumnya ceritanya tentang percintaan. Akan tetapi beberapa tahun ini, anda mungkin belum menyadari bahwa trend film FTV mulai berubah.
Flashback Sinema 2000an
Pada tahun 2000an, anda pasti mengingan beberapa judul sinetron yang salah satunya adalah Tersanjung. Meskipun temanya sama tentang percintaan, namun latar belakang sinema pada tahun 2000an masih seputar keluarga yang kaya atau kelas tinggi dan salah satu tokoh utamanya adalah seorang wanita biasa. Dari sinema dalam negeri, kita berpindah ke sinema luar negeri. Menengok ke sinema drama yang dulu sempat popular seperti Meteor Garden pasti anda masih ingat latar ceritanya yaitu 4 pemuda anak dari konglomerat yang memperebutkan seorang gadis desa.Si Pria Kaya Tampan dan Seorang Gadis Desa
Kebanyakan cerita kisah kasih pasti melibatkan dua jenis kelas ekonomi yaitu dari si kaya dari kota dan si apa adanya dari desa. Tengok sajak serial FTV yang menjamur di salah satu stasiun TV yaitu SCTV. Kebanyakan cerita berlatar di pedesaan terutama di wilayah Yogyakarta dan Bali. Mengapa kedua ini menjadi tempat favorit untuk setting serial FTV? Alasannya adalah karena mencari lokasi yang cocok untuk karakter protagonist “apa adanya dari desa”. Seperti yang kita tahu Yogyakarta dan Bali merupakan provinsi yang kental dengan unsure budayanya. Alhasil banyak tokoh utama yang dibekali dengan karakter ndeso. Bahasa yang medok dan juga pakaian khas desa.Alur Cerita Utama
Nah ceritanya kebanyakan juga sama, dimana si kaya (tokoh utama pria) bertemu dengan gadis desa. Media bertemunya juga beragam dari mulai angkot, andong, pasar tradisional, pantai, nelayan, ojek, hingga penjual warteg. Si pria yang berduit banyak berpura-pura menjadi seorang biasa untuk menggaet si gadis desa. Namun ditengah-tengah usahanya pasti ada seorang tokoh jahat seorang gadis metropolitan yang tidak suka melihat pujaan hatinya yang lebih memilih gadis desa.Angan Yang Tinggi
Sebenarnya, hal tersebut merupakan gambaran umum dari kondisi social kita di Indoensia. Ketimpangan social yang tinggi, terutama di kota membuat “cinta” seolah berharga sangat mahal. Alhasil umumnya bagi orang kaya ingin mendapatkan pasangan yang kaya pula. Hal ini berlaku terutama jika keluarga yang kaya berasal dari wanita. Seolah menjadi aturan tak tertulis, wanita dari kelas ekonomi tinggi harus mendapatkan pasangan pria dari kelas ekonomi tinggi pula. Namun disisi lain, beberapa pria mapan gantleman justru lebih memilih gadis desa yang lebih sederhana dan juga dewasa.Realitasnya, pasangan pria berada dengan gadis desa memang ada namun jumlahnya tidak banyak. Kebanyakan penonton dari serial FTV adalah dari keluarga biasa. Inilah alasannya megapa FTV menjamur karena mampu merealisasikan banyangan wanita yang ingin mendapatkan seorang pria mapan dewasa.


0 komentar